Perbandingan Terapi Herbal Rebusan Daun Sirih Hijau dan Kemangi terhadap Keputihan pada Remaja
DOI:
https://doi.org/10.69677/avicenna.v5i3.427Kata Kunci:
keputihan, daun sirih, daun kemangi, remaja putri, terapi herbalAbstrak
Latar Belakang: Keputihan merupakan masalah kesehatan reproduksi yang sering dialami remaja putri, terutama di lingkungan pondok pesantren. Keputihan abnormal ditandai dengan perubahan warna, bau, jumlah cairan, serta rasa gatal akibat infeksi dan kurangnya kebersihan genital. Daun sirih hijau (Piper betle L.) dan daun kemangi (Ocimum × africanum L.) diketahui memiliki aktivitas antibakteri dan antijamur. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efektivitas rebusan daun sirih hijau dan rebusan daun kemangi terhadap keputihan pada remaja putri. Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi experiment dengan pendekatan pretest-posttest two group design. Populasi penelitian adalah remaja putri di Pondok Pesantren Sunan Santri Al-Ikhlas Kecamatan Babat Kabupaten Lamongan sebanyak 90 orang. Sampel berjumlah 32 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dan dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok rebusan daun sirih hijau dan kelompok rebusan daun kemangi. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan lembar observasi yang telah tervalidasi. Intervensi dilakukan selama 7 hari dengan pembilasan genital dua kali sehari. Analisis data menggunakan uji McNemar dan Fisher’s Exact Test dengan tingkat signifikansi p<0,05. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua terapi herbal berpengaruh signifikan terhadap penurunan keputihan (p<0,05). Pada kelompok rebusan daun sirih hijau seluruh responden (100%) mengalami kondisi normal setelah intervensi, sedangkan pada kelompok rebusan daun kemangi sebanyak 11 responden (68,8%) mengalami kondisi normal. Hasil uji Fisher’s Exact menunjukkan terdapat perbedaan efektivitas yang signifikan antara kedua kelompok perlakuan (p=0,043). Kesimpulan: Rebusan daun sirih hijau lebih efektif dibandingkan rebusan daun kemangi dalam menurunkan keputihan pada remaja putri. Terapi herbal ini dapat digunakan sebagai alternatif pengobatan komplementer yang aman, terjangkau, dan mudah diterapkan.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan Avicenna

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.







