Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan Avicenna https://jurnal.itk-avicenna.ac.id/index.php/jkma <p>Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan Avicenna adalah jurnal berkala yang diterbitkan oleh LPPM ITK Avicenna (Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Institut Teknologi dan Kesehatan Avicenna) dengan nomor ISSN 2829-5536 (online) . Jurnal ini pertama kali diterbitkan secara online pada tahun 2022 dengan volume 1 no 1. Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan Avicenna terbit 3 kali dalam setahun (Januari, Mei, September) dan menerbitkan berbagai artikel asli yang berkaitan dengan " Farmasi; Kedokteran Gigi; Kesehatan Masyarakat, Kesehatan Lingkungan dan Pekerjaan; Keperawatan: Bidan;Gizi". Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan Avicenna telah terakreditasi SINTA 5 (Mulai Volume 1 No 3 Tahun 2022 sampai Volume 6 nomor 2 tahun 2027), serta terindeks Google Scholar, Crossref Doi dengan No Prefix 10.69677, dan GARUDA</p> <p>Setiap artikel yang masuk ke redaksi diseleksi melalui proses Preliminary Review dengan mempertimbangkan apakah artikel tersebut sesuai dengan ruang lingkup ilmiah jurnal. Naskah yang tidak sesuai dengan pedoman penulisan untuk publikasi akan ditolak oleh editor sebelum ditinjau lebih lanjut. Naskah yang memenuhi pedoman yang ditentukan akan melalui Proses peer-Preview untuk pemeriksaan substansial dan format. Jika naskah tidak disiapkan dengan benar, naskah akan dikirim kembali ke penulis untuk revisi besar atau kecil. Penulis harus mengirimkan kembali naskah yang direvisi dalam waktu satu bulan setelah penerimaan sementara. Berdasarkan komentar Reviewer, Dewan Editorial kemudian mengambil keputusan akhir untuk menerima atau menolak artikel untuk publikasi</p> Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), Institut Teknologi Dan Kesehatan (ITK) Avicenna id-ID Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan Avicenna 2829-5536 Evaluasi Pengelolaan Limbah Cair Di Rumah Sakit Umum Bahteramas Provinsi Sulawesi Tenggara https://jurnal.itk-avicenna.ac.id/index.php/jkma/article/view/346 <p>yang berpotensi membahayakan kesehatan masyarakat jika tidak dikelola dengan baik. <br />RSUD Bahteramas sebagai rumah sakit rujukan di Provinsi Sulawesi Tenggara <br />menghasilkan limbah cair dalam jumlah besar sehingga memerlukan sistem pengelolaan <br />yang efektif melalui Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). Tujuan: Penelitian ini <br />bertujuan untuk mengevaluasi pengelolaan limbah cair di RSUD Bahteramas ditinjau <br />dari aspek input, proses, dan output. Metode: Penelitian ini menggunakan desain <br />kualitatif deskriptif dengan pendekatan fenomenologi untuk memahami secara <br />mendalam praktik pengelolaan limbah cair di lapangan. Informan dalam penelitian <br />berjumlah 6 orang yang terdiri dari informan kunci dan pendukung, dipilih menggunakan <br />teknik purposive sampling berdasarkan keterlibatan dan pengalaman dalam pengelolaan <br />limbah cair. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan <br />telaah dokumen. Analisis data menggunakan analisis tematik melalui tahapan transkripsi, <br />reduksi data, pengkodean, kategorisasi, penyajian data, serta penarikan kesimpulan <br />dengan triangulasi sumber dan metode. Hasil: secara umum tahapan pengelolaan <br />limbah cair telah mengikuti standar operasional prosedur, mulai dari sumber limbah, <br />pengaliran melalui bak kontrol, hingga pengolahan di IPAL. Namun, pada aspek input <br />masih terdapat kendala seperti keterbatasan kapasitas IPAL yang tidak sebanding dengan <br />jumlah tempat tidur, keterbatasan anggaran, serta kurangnya tenaga operator yang <br />kompeten. Pada aspek proses, pengelolaan telah berjalan sesuai perencanaan meskipun <br />masih bersifat jangka pendek. Sementara itu, pada aspek output, kualitas limbah cair <br />sebagian besar telah memenuhi baku mutu yang ditetapkan, didukung dengan sistem <br />dokumentasi yang baik. Kesimpulan: pengelolaan limbah cair di RSUD Bahteramas <br />tergolong cukup baik, namun masih memerlukan peningkatan pada kapasitas IPAL, <br />penguatan sumber daya manusia, saran penguatan kompetensi SDM melalui pelatihan, <br />pengawasan berkelanjutan, dan perencanaan anggaran yang memadai untuk memastikan <br />efektivitas pengelolaan, keberlanjutan.</p> <p> </p> Murtini Salam Ramadhan Tosepu Ranno Marlany Rachman Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan Avicenna https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2026-05-13 2026-05-13 5 2 288 300 10.69677/avicenna.v5i2.346 Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Cakupan Skrining Hipotiroid Kongenital di Puskesmas Jatisampurna Kota Bekasi https://jurnal.itk-avicenna.ac.id/index.php/jkma/article/view/164 <table> <tbody> <tr> <td width="458"> <p><strong>Abstrak</strong></p> </td> <td width="0"> <p>&nbsp;</p> </td> </tr> <tr> <td rowspan="5" width="458"> <p><strong>Latar belakang:</strong> Hipotiroid kongenital adalah kondisi di mana fungsi kelenjar tiroid menurun sejak lahir yang disebabkan karena kelainan struktur kelenjar tiroid. Kejadian hipotiroid kongenital secara global terjadi pada 1:3000 kelahiran. Angka kelahiran mencapai 4,4 juta per tahun, diperkirakan setiap tahunnya lahir 1.500 bayi dengan Hipotiroid Kongenital. <strong>Tujuan: </strong>Mengetahui hubungan pengetahuan, dukungan keluarga, sumber informasi, sosial budaya dan dukungan tenaga kesehatan dengan cakupan skrining hipotiroid kongenital. <strong>Metode: </strong>Penelitian ini kuantitatif dengan crossectional. Sampel penelitian berjumlah 120 orang dengan teknik <em>stratified random sampling</em> yang dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Jatisampurna Kota Bekasi pada bulan Februari – April 2025. Analisis data menggunakan uji analisis <em>chi-square</em>. <strong>Hasil:</strong> Pada hasil penelitian Pengetahuan didapatkan p-value 0,039 (p&lt;0,05), Dukungan Keluarga didapatkan p-value 0,018 (p&lt;0,05), Sumber Informasi didapatkan p-value 0,029 (p&lt;0,05), Sosial Budaya didapatkan p-value 0,432 (p&gt;0,05) dan Dukungan Tenaga Kesehatan didapatkan p-value 0,000 (p&lt;0,05) <strong>Simpulan: </strong>Terdapat hubungan antara pengetahuan, dukungan keluarga, sumber informasi, dan dukungan tenaga kesehatan serta tidak terdapat hubungan antara sosial budaya dengan cakupan skrining hipotiroid kongenital.</p> <p>&nbsp;</p> </td> <td width="0">&nbsp;</td> </tr> </tbody> </table> Luthfiyyah Choirunnisa Wiwin Widayani Sri Mulyati Yulia Ulfah Fatimah Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan Avicenna https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2026-05-13 2026-05-13 5 2 350 457 10.69677/avicenna.v5i2.164 Faktor Risiko Diabetes Melitus Tipe 2 pada Provinsi dengan Prevalensi Tertinggi di Indonesia: Analisis Data SKI 2023 https://jurnal.itk-avicenna.ac.id/index.php/jkma/article/view/343 <p><strong>Latar Belakang:</strong> DM tipe 2 merupakan salah satu penyakit tidak menular yang prevalensinya terus meningkat dan menjadi masalah kesehatan masyarakat di berbagai negara, termasuk Indonesia. Provinsi DKI Jakarta merupakan wilayah dengan prevalensi DM tertinggi berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023. <strong>Tujuan:</strong> Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor risiko DM tipe 2 pada penduduk usia ≥ 15 tahun di Provinsi DKI Jakarta, menggunakan data SKI 2023. <strong>Metode:</strong> Penelitian ini menggunakan desain <em>cross-sectional</em> dengan pendekatan kuantitatif. Data bersumber dari data SKI 2023, dengan jumlah sampel sebanyak 24.454 responden yang berusia ≥ 15 tahun di Provinsi DKI Jakarta. Analisis dilakukan dengan mempertimbangkan bobot sampel dan desain <em>Complex Samples</em>. Analisis meliputi analisis univariat untuk mengetahui karakteristik responden, analisis bivariat dilakukan menggunakan uji <em>Chi-Squares</em> serta analisis multivariat dilakukan menggunakan uji regresi logistik ganda. <strong>Hasil:</strong> Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah dilakukan analisis multivariat menggunakan uji regresi logistik ganda, faktor yang berhubungan secara signifikan dengan kejadian DM tipe 2, yaitu usia dan hipertensi (p &lt; 0,001). Individu berusia ≥ 45 tahun memiliki risiko 11,35 kali lebih besar mengalami DM tipe 2 dibandingkan individu berusia &lt; 45 tahun (OR <em>adjusted</em> 11,35; 95% CI: 5,20–24,78). Selain itu, individu dengan hipertensi memiliki risiko 2,99 kali lebih besar mengalami DM tipe 2 dibandingkan individu yang tidak hipertensi (<em>OR adjusted</em> 2,99; 95% CI: 2,00–4,47). <strong>Kesimpulan:</strong> Usia dan hipertensi merupakan faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian DM tipe 2 pada penduduk usia ≥ 15 tahun di Provinsi DKI Jakarta. Oleh karena itu, diperlukan upaya pencegahan dan deteksi dini terutama pada kelompok usia berisiko serta pada individu dengan hipertensi melalui peningkatan skrining dan pengendalian faktor risiko.</p> Yuni Rahmawati Muhammad Syukri Hendra Dhermawan Sitanggang RD. Halim Kadar Ramadhan Fahrul Islam Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan Avicenna https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2026-05-13 2026-05-13 5 2 257 267 10.69677/avicenna.v5i2.343 Hubungan Shift Kerja dan Kualitas Tidur dengan Kelelahan Kerja pada Perawat di Rumah Sakit X Kotamobagu https://jurnal.itk-avicenna.ac.id/index.php/jkma/article/view/335 <p>Latar Belakang: Kelelahan kerja merupakan fenomena yang kompleks yang disebabkan <br />oleh faktor biologi pada proses kerja serta dipengaruhi oleh faktor internal maupun <br />eksternal. Kelelahan kerja juga sering dialami oleh seorang perawat yang berkerja di dalam <br />pelayanan kesehatan di Rumah Sakit. Tujuan: tujuan penelitian untuk mengetahui <br />hubungan Shift kerja dan Kualitas Tidur dengan Kelelahan Kerja pada Perawat. Metode: <br />Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif, dengan pendekatan desain cross sectional <br />study, dengan waktu pengumpulan data selama 3 bulan. Jumlah sample pada penelitian <br />sebesar 73 responden yang diambil dengan teknik simple random sampling. Instrumen <br />kelelahan kerja yang digunakan pada penelitian ini berupa Industrial Fatigue Researsh <br />Committee Quesionare dan kualitas tidur diukur dengan Pittsburgh Quality Indeks Quesionare. <br />Penleitian ini diuji dengan menggunakan Chi-Square Test. Hasil: terdapat hubungun yang <br />signifikan antara shift kerja dengan kelelahan kerja dibuktikan dengan nilai p-value 0.038 <br />kurang dari batas tolerasi 5% dan kualitas tidur dengan kelelahan kerja dibuktikan dengan <br />dengan nilai p-value 0.007 kurang dari batas tolerasi 5%. Kesimpulan: terdapat <br />hubungan antara shift kerja dan kualitas tidur dengan kelelahan kerja, oleh karena itu <br />penelitian ini diharapkan memberikan implikasi berupa pembagian shift kerja perawat <br />yang yang lebih adil dan merata dan perawat dengan shift malam diberikan waktu istirahat <br />selama 20 menit (power nap).</p> Henny Kaseger Moh. Rizki Fauzan Christien Gloria Aliyah Putri Dadu Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan Avicenna https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2026-05-13 2026-05-13 5 2 341 349 10.69677/avicenna.v5i2.335 Kolaborasi Lintas Sektor Dalam Upaya Peningkatan Layanan Digitalisasi BPJS Kesehatan (BPJS Online) di Kota Palopo Tahun 2025 https://jurnal.itk-avicenna.ac.id/index.php/jkma/article/view/323 <table cellspacing="0" cellpadding="0"> <tbody> <tr> <td valign="top"> <p>Latar Belakang: Transformasi digital dalam pelayanan kesehatan memerlukan kolaborasi lintas sektor agar implementasi layanan berjalan efektif dan berkelanjutan. Di Kota Palopo, layanan BPJS Online telah dilaksanakan beberapa kali pada 2024, namun pelaksanaannya belum optimal karena kerja sama formal antara BPJS Kesehatan dan Pemerintah Kota baru disepakati pada awal 2025, sehingga masih terdapat kendala operasional dan teknis. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mekanisme kolaborasi lintas sektor antara BPJS Kesehatan dan Puskesmas dalam pelaksanaan layanan BPJS Online, mengidentifikasi kendala yang dihadapi, serta merumuskan strategi kolaboratif yang efektif dan berkelanjutan. Metode: Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus, dilaksanakan pada Mei-Oktober 2025. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi partisipatif, dan dokumentasi dari petugas BPJS Kesehatan, PIC Puskesmas, serta peserta BPJS yang dipilih secara purposive. Analisis data dilakukan secara tematik menggunakan NVivo dengan triangulasi sumber dan member checking untuk memastikan keabsahan data. Hasil: Tiga tema utama ditemukan: mekanisme kolaborasi lintas sektor, kendala pelaksanaan layanan, dan strategi kolaboratif untuk penguatan layanan. Kolaborasi meliputi pembagian peran, koordinasi operasional, dukungan perjanjian formal, dan evaluasi berkala. Kendala mencakup keterbatasan infrastruktur teknologi, gangguan jaringan, serta peningkatan beban kerja petugas. Strategi kolaboratif mencakup penguatan koordinasi, adaptasi mekanisme layanan, dan pendampingan peserta. Kesimpulan: Keberhasilan layanan BPJS Online sangat dipengaruhi oleh efektivitas kolaborasi lintas sektor, kesiapan teknologi, dan penguatan kapasitas pelaksana serta peserta agar layanan dapat dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan.</p> </td> </tr> </tbody> </table> Sri Hastari Rahayu Sri Nuriana Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan Avicenna https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2026-05-13 2026-05-13 5 2 313 327 10.69677/avicenna.v5i2.323 Analisis Komunikasi Interpersonal Dokter dan Pasien dan Dampaknya terhadap Kepuasan Paisen di Puskesmas Wolo Kabupaten Kolaka https://jurnal.itk-avicenna.ac.id/index.php/jkma/article/view/359 <p>Latar Belakang: Komunikasi interpersonal antara dokter dan pasien merupakan faktor <br />penting dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan, khususnya di fasilitas pelayanan <br />kesehatan primer. Komunikasi yang kurang efektif dapat berdampak pada rendahnya <br />kepuasan pasien serta menurunnya pemanfaatan layanan kesehatan. Tujuan: Penelitian <br />ini bertujuan untuk menganalisis komunikasi interpersonal dokter dan pasien serta <br />dampaknya terhadap kepuasan pasien di Puskesmas Wolo Kabupaten Kolaka. Metode: <br />Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. <br />Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan informan kunci yang <br />terdiri dari Kepala Puskesmas, Dokter Umum, dan Dokter Gigi, serta informan <br />pendukung yang terdiri dari perawat, bidan, dan pasien yang berjumlah 20 orang. Teknik <br />pengumpulan data dilengkapi dengan observasi dan dokumentasi. Analisis data dilakukan <br />menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, <br />penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa <br />komunikasi interpersonal dokter dan pasien di Puskesmas Wolo pada umumnya telah <br />berlangsung secara dua arah melalui proses anamnesis, yang mencerminkan adanya <br />keterbukaan dalam komunikasi. Namun, efektivitas komunikasi masih menghadapi <br />kendala berupa keterbatasan waktu pelayanan, beban kerja tenaga medis, serta kondisi <br />psikologis dan perbedaan latar belakang pendidikan pasien. Unsur empati dan dukungan <br />lebih dominan ditunjukkan oleh perawat dan bidan yang berperan sebagai penghubung <br />komunikasi antara dokter dan pasien. Kesimpulan: Penelitian ini menegaskan bahwa <br />komunikasi interpersonal merupakan komponen penting dalam meningkatkan mutu <br />pelayanan kesehatan primer. Oleh karena itu, penguatan kompetensi komunikasi tenaga <br />kesehatan serta dukungan sistem pelayanan yang berorientasi pada pasien perlu terus <br />ditingkatkan.</p> Wartina Karamelka Wa Ode Salma Nani Yuniar Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan Avicenna https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2026-05-13 2026-05-13 5 2 358 370 10.69677/avicenna.v5i2.359 Evaluasi Penggunaan Obat Diare pada Pasien Balita di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit Royal Prima Tahun 2022 – 2025 https://jurnal.itk-avicenna.ac.id/index.php/jkma/article/view/304 <p>balita di Indonesia. Evaluasi penggunaan obat secara berkala sangat diperlukan untuk <br />menjamin ketepatan terapi dan mencegah risiko efek samping serta resistensi obat pada <br />pasien pediatrik. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi ketepatan <br />penggunaan obat pada pasien balita dengan diare di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit <br />Royal Prima tahun 2022-2025. Metode: Data diambil dari rekam medis pasien balita <br />dengan diagnosa diare yang menjalani rawat inap selama periode 2022–2025. Teknik <br />pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Analisis data dilakukan secara <br />univariat untuk melihat distribusi frekuensi karakteristik pasien dan ketepatan <br />penggunaan obat berdasarkan parameter tepat pasien, tepat indikasi, tepat obat, dan tepat <br />dosis mengacu pada Pedoman Pengendalian Penyakit Diare. Hasil: Hasil penelitian <br />menunjukkan bahwa mayoritas pasien diare balita berjenis kelamin laki-laki, yaitu <br />sebanyak 59%. Sebagian besar pasien berada pada rentang usia 1–5 tahun (76%). Terapi <br />farmakologis yang paling banyak digunakan adalah probiotik (51%) dan zinc (43%). <br />Evaluasi ketepatan penggunaan obat menunjukkan hasil tepat indikasi (100%), tepat obat <br />(100%), tepat pasien (100%), tepat rute pemberian obat (45%), serta ketepatan peresepan <br />berdasarkan panduan Lintas Diare dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia <br />sebesar 100%. Kesimpulan: penggunaan obat diare pada pasien balita di Instalasi Rawat <br />Inap Rumah Sakit Royal Prima tahun 2022-2025 secara umum telah sesuai dengan <br />pedoman pengobatan yang berlaku. Namun, masih diperlukan peningkatan dalam aspek <br />ketepatan rute pemberian obat guna mendukung penerapan penggunaan obat yang lebih <br />rasional dan optimal.</p> gusti nurmawan panjaitan Daimah Wirdatus Sanaun Harahap Astriani Natalia Br Ginting Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan Avicenna https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2026-05-13 2026-05-13 5 2 235 246 10.69677/avicenna.v5i2.304 Faktor yang Berhubungan dengan Kelelahan Kerja pada Petani Perempuan di Kecamatan Passi Timur https://jurnal.itk-avicenna.ac.id/index.php/jkma/article/view/344 <p>namun mereka rentan mengalami kelelahan kerja akibat beban kerja fisik yang berat, <br />durasi kerja yang panjang, faktor usia, serta peran ganda sebagai pekerja dan ibu rumah <br />tangga. Kelelahan kerja yang berlangsung terus-menerus dapat berdampak pada <br />penurunan produktivitas, meningkatnya risiko gangguan kesehatan, dan menurunnya <br />kualitas hidup. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan usia, durasi <br />kerja, dan beban kerja dengan kelelahan kerja pada petani padi perempuan di Kecamatan <br />Passi Timur. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain <br />observasional analitik melalui pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah <br />seluruh petani padi perempuan di Kecamatan Passi Timur. Sampel berjumlah 60 <br />responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data <br />dilakukan menggunakan kuesioner, kemudian dianalisis secara deskriptif dan bivariat <br />menggunakan uji Chi-Square dengan bantuan aplikasi SPSS Statistics 21. Hasil: Hasil <br />analisis menunjukkan bahwa umur (p = 0,001), Durasi kerja, (p = 0,018) beban kerja (p= <br />0,005). Kesimpulan: Usia, durasi kerja, dan beban kerja berhubungan dengan kelelahan <br />kerja pada petani padi perempuan di Kecamatan Passi Timur. Oleh karena itu, diperlukan <br />upaya pencegahan melalui pengaturan waktu kerja, pengurangan beban kerja, serta <br />penerapan prinsip ergonomi untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan petani <br />perempuan.</p> Besse Rismayani Ireine Kamasaan Citra Adelia S. Malanti Fachry Rumaf Christien Gloria Tutu Hairil Akbar Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan Avicenna https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2026-05-13 2026-05-13 5 2 268 277 10.69677/avicenna.v5i2.344 Pengaruh Kompetensi Tenaga Kesehatan Terhadap Kepuasan Pasien Pada Pelayanan Kesehatan di RSUD Kabupaten Bombana Tahun 2025 https://jurnal.itk-avicenna.ac.id/index.php/jkma/article/view/342 <p>Latar Belakang: Kepuasan pasien merupakan indikator penting dalam menilai mutu <br />pelayanan kesehatan, yang sangat dipengaruhi oleh kompetensi tenaga kesehatan. <br />Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kompetensi tenaga <br />kesehatan terhadap kepuasan pasien pada pelayanan kesehatan di RSUD Kabupaten <br />Bombana Tahun 2025. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan <br />pendekatan cross sectional dan teknik pengambilan sampel consecutive sampling. Sampel <br />penelitian ini adalah pasien melakukan pelayanan di RSUD Kabupaten Bombana <br />sebanyak 100 responden yang diambil menggunakan Teknik simple random sampling. <br />Instrumen penelitian adalah lembar kuesioner. Variabel penelitian ini adalah motif (motif), <br />sikap (attitude), konsep diri (self concept), pengetahuan (knowledge), dan keterampilan <br />(skills). Analisis data menggunakan uji chi-square dan regresi logistik. Hasil: Hasil analisis <br />menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan dari variabel Motif (p= 0.000), <br />Attitude (p= 0.000 ), self concept (p=0.040), Knowledge (p= 0.021) dan Skills (p=0.003) <br />terhadap kepuasan pasien pada pelayanan kesehatan di RSUD Kabupaten Bombana. Uji <br />regresi logistik biner menunjukkan bahwa variabel sikap yang paling berpengaruh dengan <br />nilai Exp (B) 10.780. Kesimpulan: semakin tinggi pelayanan kesehatan dengan sikap <br />(attitude) yang diberikan RSUD Kabupaten Bombana, maka akan semakin tinggi pula <br />kepuasan pasien. oleh karena itu, manajemen rumah sakit perlu memperhatikan faktor<br />faktor yang memengaruhi motivasi dan kompetensi tenaga kesehatan, untuk <br />meningkatkan kualitas pelayanan dan kepuasan pasien</p> Jamal Saripa Suhadi Adius Kusnan Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan Avicenna https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2026-05-13 2026-05-13 5 2 301 312 10.69677/avicenna.v5i2.342 Formulasi dan Evaluasi Aromaterapi Topical Berbasis Minyak Zaitun dan Minyak Almond dengan Variasi Minyak Essential https://jurnal.itk-avicenna.ac.id/index.php/jkma/article/view/332 <p>Latar Belakang: Aromaterapi merupakan salah satu terapi komplementer yang memanfaatkan minyak esensial seperti minyak citronella dari tanaman Cymbopogon nardus, minyak lavender dari Lavandula angustifolia, dan minyak chamomile dari Matricaria chamomilla untuk memberikan efek relaksasi serta meningkatkan kenyamanan fisik dan mental. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan dan mengevaluasi sediaan massage oil aromaterapi berbasis olive oil dan almond oil dengan variasi kombinasi essential oil citronella, lavender, dan chamomile. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan tiga formula yang dibuat menggunakan metode pencampuran sederhana tanpa pemanasan dan dievaluasi melalui uji organoleptik, homogenitas, pH, viskositas, bobot jenis, stabilitas selama penyimpanan 28 hari, uji iritasi kulit, serta uji hedonik untuk mengetahui tingkat penerimaan panelis. Hasil: Seluruh formula menunjukkan karakteristik organoleptik yang baik dengan warna jernih kekuningan, aroma khas sesuai kombinasi minyak esensial, dan tekstur lembut, bersifat homogen serta stabil selama penyimpanan. Nilai pH seluruh formula stabil pada pH 5 selama 28 hari, nilai viskositas berada pada kisaran 3,915–3,919 cPs, dan bobot jenis berkisar antara 0,8837–0,9416 g/mL. Uji iritasi kulit menunjukkan tidak adanya reaksi eritema, edema, maupun ulserasi pada seluruh formula, sedangkan uji hedonik menunjukkan tingkat kesukaan panelis yang baik dengan Formula 2 memperoleh nilai rata-rata tertinggi sebesar 13,8667. Kesimpulan: Sediaan massage oil aromaterapi yang diformulasikan memenuhi persyaratan mutu fisik, aman digunakan, serta dapat diterima dengan baik oleh panelis.</p> Eka Yulianti Nur Ermawati Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan Avicenna https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2026-05-13 2026-05-13 5 2 247 256 10.69677/avicenna.v5i2.332 Determinan Faktor Sosial dan Klinis yang Berhubungan dengan Kejadian TB Paru pada Pasien HIV/AIDS di Puskesmas Lepo-lepo https://jurnal.itk-avicenna.ac.id/index.php/jkma/article/view/361 <p><strong>Latar Belakang: </strong>HIV/AIDS masih menjadi masalah kesehatan global yang meningkatkan risiko infeksi oportunistik, termasuk tuberkulosis (TB) paru. Penurunan sistem imun pada pasien HIV menyebabkan meningkatnya kerentanan terhadap TB yang berkontribusi pada tingginya angka morbiditas dan mortalitas. <strong>Tujuan:</strong> Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan faktor sosial (pengetahuan dan pekerjaan) serta faktor klinis (stadium klinis HIV/AIDS, kadar hemoglobin, status gizi, viral load, dan kepatuhan terapi antiretroviral/ARV) dengan kejadian TB paru pada pasien HIV/AIDS di Puskesmas Lepo-lepo.<strong> Metode: </strong>Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan <em>case-control</em>. Sampel berjumlah 88 responden yang terdiri dari 44 kasus (HIV dengan TB paru) dan 44 kontrol (HIV tanpa TB paru). Analisis data dilakukan menggunakan uji bivariat dan regresi logistik multivariat.<strong> Hasil: </strong>Hasil analisis bivariat menunjukkan seluruh variabel berhubungan signifikan dengan kejadian TB paru, yaitu pengetahuan (OR=3,200; p=0,017), pekerjaan (OR=3,852; p=0,005), stadium klinis (OR=10,219; p=0,000), kadar hemoglobin (OR=4,143; p=0,003), status gizi (OR=7,286; p=0,000), viral load (OR=5,800; p=0,000), dan kepatuhan ARV (OR=7,111; p=0,000). Namun, hasil analisis multivariat menunjukkan bahwa faktor yang berpengaruh signifikan adalah stadium klinis (p=0,021), kadar hemoglobin (p=0,047), status gizi (p=0,049), viral load (p=0,013), dan kepatuhan ARV (p=0,005), sedangkan pengetahuan dan pekerjaan tidak signifikan. Variabel viral load merupakan faktor paling dominan dengan nilai Exp(B)=7,859. <strong>Kesimpulan: </strong>kejadian TB paru pada pasien HIV/AIDS dipengaruhi oleh faktor klinis dan perilaku, dengan viral load sebagai faktor dominan. Pengendalian viral load melalui kepatuhan terapi ARV, serta perbaikan status gizi dan kondisi klinis pasien menjadi langkah penting dalam pencegahan TB paru.</p> Putu Ayu Sawitri Wa Ode Salma Jumakil Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan Avicenna https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2026-05-13 2026-05-13 5 2 328 340 10.69677/avicenna.v5i2.361 Analisis Potensi Interaksi Obat Golongan Proton Pump Inhibitor Pada Pasien Rawat Jalan di Rumah Sakit Royal Prima Tahun 2022 https://jurnal.itk-avicenna.ac.id/index.php/jkma/article/view/305 <p>Latar Belakang: Penggunaan obat golongan Proton Pump Inhibitor (PPI) pada pasien <br />rawat jalan sering disertai dengan pemberian obat lain, sehingga berpotensi menimbulkan <br />interaksi obat. Interaksi obat dapat mempengaruhi efektivitas terapi dan meningkatkan <br />risiko terjadinya efek samping. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis <br />potensi interaksi obat golongan Proton Pump Inhibitor pada pasien rawat jalan di Rumah <br />Sakit Royal Prima Medan tahun 2022. Metode: Penelitian ini menggunakan desain <br />observasional retrospektif dengan sumber data berupa rekam medis pasien rawat jalan <br />yang menerima terapi PPI. Analisis data dilakukan secara deskriptif untuk <br />menggambarkan karakteristik pasien, jenis PPI yang digunakan, potensi interaksi obat, <br />tingkat keparahan, serta mekanisme interaksi. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan <br />bahwa dari 242 pasien, terdapat 75 kasus potensi interaksi obat (30,99%) yang seluruhnya <br />termasuk dalam kategori keparahan moderat. Mekanisme interaksi yang paling banyak <br />ditemukan adalah farmakokinetik (98,67%). Kombinasi obat yang paling sering <br />berpotensi menimbulkan interaksi adalah lansoprazole dengan sukralfat. Kesimpulan: <br />Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa potensi interaksi obat golongan PPI <br />pada pasien rawat jalan masih cukup tinggi. Oleh karena itu, diperlukan peran aktif <br />apoteker dalam pemantauan terapi serta pengaturan waktu pemberian obat guna <br />meningkatkan keamanan dan efektivitas pengobatan.</p> Sri Cinta Aulia Daimah Wirdatus Sanaun Harahap Astriani Natalia Br Ginting Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan Avicenna https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2026-05-13 2026-05-13 5 2 278 287 10.69677/avicenna.v5i2.305