Hubungan Paparan Lingkungan Rumah Dengan Kejadian Ispa Di Wilayah Kerja Puskesmas Kandai Kota Kendari Tahun 2026

Penulis

  • Merlyn Vitaloka Pattinasarany Jurusan Kesehatan Masyarakat, Universitas Halu Oleo
  • Yasnani Jurusan Kesehatan Masyarakat, Universitas Halu Oleo
  • La Ode Liaumin Azim Jurusan Kesehatan Masyarakat, Universitas Halu Oleo

DOI:

https://doi.org/10.69677/avicenna.v5i3.405

Kata Kunci:

ispa, lingkungan rumah, bulu kucing, asap rokok, obat nyamuk bakar

Abstrak

Latar belakang: Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang masih memiliki prevalensi tinggi dan dipengaruhi oleh berbagai faktor lingkungan rumah. Paparan bulu kucing, asap pembakaran sampah, asap rokok di dalam rumah, serta asap obat nyamuk bakar merupakan faktor lingkungan yang berpotensi menurunkan kualitas udara dan meningkatkan risiko gangguan kesehatan pernapasan pada usia produktif. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan paparan lingkungan rumah dengan kejadian ISPA pada usia produktif di wilayah kerja Puskesmas Kandai Kota Kendari Tahun 2026. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Metode: Sampel penelitian berjumlah 158 responden usia produktif (15–64 tahun) yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya serta dianalisis menggunakan uji Chi-Square pada tingkat kepercayaan 95% (α =0,05) dengan bantuan aplikasi Statistical Package for the Social Sciences (SPSS) versi 27. Hasil: dari 158 responden, sebanyak 58 responden (36,7%) tidak mengalami ISPA dan 100 responden (63,3%) mengalami ISPA. Analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara paparan bulu kucing (p=0,001), paparan asap pembakaran sampah (p=0,012), paparan asap rokok di dalam rumah (p=0,001), serta paparan asap obat nyamuk bakar (p=0,001). Kesimpulan: terdapat hubungan antara paparan bulu kucing, asap pembakaran sampah, asap rokok di dalam rumah, dan asap obat nyamuk bakar dengan kejadian ISPA pada usia produktif di wilayah kerja Puskesmas Kandai Kota Kendari. Oleh karena itu, upaya pencegahan ISPA perlu dilakukan melalui pengendalian faktor risiko lingkungan rumah, peningkatan perilaku hidup bersih dan sehat, serta perbaikan kualitas udara dalam rumah.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Unduhan

Diterbitkan

2026-09-29

Cara Mengutip

Merlyn Vitaloka Pattinasarany, Yasnani dan La Ode Liaumin Azim (2026) “Hubungan Paparan Lingkungan Rumah Dengan Kejadian Ispa Di Wilayah Kerja Puskesmas Kandai Kota Kendari Tahun 2026”, Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan Avicenna, 5(3), hlm. 640–650. doi: 10.69677/avicenna.v5i3.405.