Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Risiko Depresi Masa Nifas di RSUD Koja : Studi Cross Sectional
Factors Associated with the Risk of Postpartum Depression at Koja Regional General Hospital: A Cross-Sectional Study
DOI:
https://doi.org/10.69677/avicenna.v5i3.398Kata Kunci:
Depresi Masa Nifas, EPDS, Faktor Risiko, Ibu Nifas, Dukungan SosialAbstrak
Latar Belakang: Depresi masa nifas merupakan masalah kesehatan mental maternal yang dapat mengganggu adaptasi ibu setelah melahirkan serta berdampak pada kesehatan ibu, bayi, dan keluarga. Deteksi dini faktor risiko diperlukan agar pelayanan nifas tidak hanya berfokus pada pemulihan fisik. Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan risiko depresi masa nifas di RSUD Koja Tahun 2026. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif analitik observasional dengan pendekatan potong lintang. Sampel penelitian berjumlah 106 ibu nifas yang dipilih dengan teknik total sampling, dengan kriteria inklusi ibu nifas yang bersalin di RSUD Koja, sedang dalam masa nifas, serta bersedia menjadi responden dan mampu mengisi kuesioner EPDS. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner karakteristik responden, Edinburgh Postnatal Depression Scale (EPDS), dan Postpartum Social Support Questionnaire (PSSQ). Analisis data dilakukan dengan uji Chi-Square dan Fisher Exact. Hasil: Sebanyak 35 responden (33,0%) berisiko mengalami depresi masa nifas. Faktor faktor yang berhubungan signifikan dengan risiko depresi masa nifas adalah jenis persalinan (p=0,001; OR=0,225), komplikasi kehamilan saat ini (p=0,045; OR=0,433), dukungan sosial suami dan keluarga (p=0,034), usia (p<0,001; OR=5,195), pendidikan (p=0,003), dan pekerjaan (p<0,001; OR=16,421). Paritas tidak berhubungan signifikan dengan risiko depresi masa nifas (p=0,112; OR=1,935). Kesimpulan: Risiko depresi masa nifas masih ditemukan pada sepertiga ibu nifas. Skrining rutin menggunakan EPDS dan penguatan dukungan keluarga perlu diintegrasikan dalam pelayanan nifas.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan Avicenna

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.







