Faktor yang Berhubungan dengan Perdarahan Post Partum di Puskesmas Ibrahim Adjie Kota Bandung
DOI:
https://doi.org/10.69677/avicenna.v5i2.395Kata Kunci:
perdarahan post partum, usia, paritas, jarak kehamilan, frekuensi ANCAbstrak
Latar Belakang: Perdarahan post partum merupakan salah satu penyebab utama kematian ibu di dunia. Angka kejadian perdarahan post partum di Indonesia mencapai 28,7% dari seluruh kematian ibu. Berbagai faktor risiko seperti usia, paritas, jarak kehamilan, dan kualitas antenatal care (ANC) diduga berhubungan dengan kejadian perdarahan post partum. Tujuan: Mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian perdarahan post partum di UPTD Puskesmas Ibrahim Adjie Kota Bandung tahun 2021. Metode: Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh ibu bersalin di UPTD Puskesmas Ibrahim Adjie tahun 2021 sebanyak 337 ibu, dengan sampel 183 ibu yang diambil menggunakan teknik systematic random sampling. Pengumpulan data menggunakan lembar checklist dari rekam medik. Analisis data menggunakan uji Chi Square dengan tingkat kemaknaan 95% (α=0,05). Hasil: Sebagian kecil ibu mengalami perdarahan post partum (34,4%). Tidak terdapat hubungan antara usia (p-value=0,617), paritas (p-value=0,678), dan jarak kehamilan (p-value=0,331) dengan kejadian perdarahan post partum. Terdapat hubungan yang signifikan antara frekuensi ANC dengan kejadian perdarahan post partum (p-value<0,001). Kesimpulan: Frekuensi ANC berhubungan dengan kejadian perdarahan post partum, sedangkan usia, paritas, dan jarak kehamilan tidak berhubungan secara signifikan.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan Avicenna

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.







