Analisis Perencanaan Pengembangan Kebutuhan Tenaga Kesehatan pada Rumah Sakit Bhayangkara TK III Kendari
DOI:
https://doi.org/10.69677/avicenna.v5i2.385Kata Kunci:
Perencanaan, Tenaga Kesehatan, WISN, Rumah SakitAbstrak
Latar Belakang: Rumah Sakit Bhayangkara menghadapi tantangan dalam perencanaan kebutuhan tenaga kesehatan. Hingga saat ini, proses perencanaan masih dilakukan dengan metode sederhana melalui seleksi dan rekrutmen tanpa memperhitungkan analisis beban kerja. Akibatnya, alokasi tenaga kesehatan sering kali tidak proporsional dengan kebutuhan operasional rumah sakit. Tujuan: Penelitian dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis perencanaan pengembangan kebutuhan tenaga kesehatan pada Rumah Sakit Bhayangkara TK III Kendari. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan case study research. Informan dalam penelitian ini dibagi menjadi 2 kriteria yakni informan kunci dan informan biasa. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan metode observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Tehnik analisis data yang digunakan yaitu triangulasi data. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses perencanaan kebutuhan tenaga kesehatan di Rumah Sakit Bhayangkara TK III Kendari masih berorientasi pada pendekatan administratif dan regulatif. Hambatan utama dalam perencanaan tenaga kesehatan tidak hanya berkaitan dengan keterbatasan jumlah tenaga kesehatan. Kesimpulan: metode perencanaan kebutuhan tenaga kesehatan masih dilakukan secara konvensional dan belum menerapkan metode berbasis beban kerja seperti Workload Indicators of Staffing Need (WISN)
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan Avicenna

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.







