Analisis Komunikasi Interpersonal Dokter dan Pasien dan Dampaknya terhadap Kepuasan Paisen di Puskesmas Wolo Kabupaten Kolaka

Penulis

  • Wartina Karamelka Magister Kesehatan Masyarakat, Universitas Halu Oleo, Kendari, Indonesia
  • Wa Ode Salma Magister Kesehata masyarakat, Universitas Halu Oleo
  • Nani Yuniar Jurusan Kesehatan Masyarakat, Universitas Halu Oleo

DOI:

https://doi.org/10.69677/avicenna.v5i2.359

Kata Kunci:

komunikasi interpersonal, dokter, kepuasan pasien, puskesmas

Abstrak

Latar Belakang: Komunikasi interpersonal antara dokter dan pasien merupakan faktor
penting dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan, khususnya di fasilitas pelayanan
kesehatan primer. Komunikasi yang kurang efektif dapat berdampak pada rendahnya
kepuasan pasien serta menurunnya pemanfaatan layanan kesehatan. Tujuan: Penelitian
ini bertujuan untuk menganalisis komunikasi interpersonal dokter dan pasien serta
dampaknya terhadap kepuasan pasien di Puskesmas Wolo Kabupaten Kolaka. Metode:
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologis.
Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan informan kunci yang
terdiri dari Kepala Puskesmas, Dokter Umum, dan Dokter Gigi, serta informan
pendukung yang terdiri dari perawat, bidan, dan pasien yang berjumlah 20 orang. Teknik
pengumpulan data dilengkapi dengan observasi dan dokumentasi. Analisis data dilakukan
menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data,
penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa
komunikasi interpersonal dokter dan pasien di Puskesmas Wolo pada umumnya telah
berlangsung secara dua arah melalui proses anamnesis, yang mencerminkan adanya
keterbukaan dalam komunikasi. Namun, efektivitas komunikasi masih menghadapi
kendala berupa keterbatasan waktu pelayanan, beban kerja tenaga medis, serta kondisi
psikologis dan perbedaan latar belakang pendidikan pasien. Unsur empati dan dukungan
lebih dominan ditunjukkan oleh perawat dan bidan yang berperan sebagai penghubung
komunikasi antara dokter dan pasien. Kesimpulan: Penelitian ini menegaskan bahwa
komunikasi interpersonal merupakan komponen penting dalam meningkatkan mutu
pelayanan kesehatan primer. Oleh karena itu, penguatan kompetensi komunikasi tenaga
kesehatan serta dukungan sistem pelayanan yang berorientasi pada pasien perlu terus
ditingkatkan.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Unduhan

Diterbitkan

2026-05-13

Cara Mengutip

Karamelka, W., Salma, W. O. dan Yuniar, N. (2026) “Analisis Komunikasi Interpersonal Dokter dan Pasien dan Dampaknya terhadap Kepuasan Paisen di Puskesmas Wolo Kabupaten Kolaka”, Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan Avicenna, 5(2), hlm. 358–370. doi: 10.69677/avicenna.v5i2.359.