Hubungan Shift Kerja dan Kualitas Tidur dengan Kelelahan Kerja pada Perawat di Rumah Sakit X Kotamobagu
Shift Kerja dan Kualitas Tidur dengan Kelelahan Kerja pada Perawat
DOI:
https://doi.org/10.69677/avicenna.v5i2.335Kata Kunci:
Work fatigue, Work Shift, Sleep QualityAbstrak
Latar Belakang: Kelelahan kerja merupakan fenomena yang kompleks yang disebabkan
oleh faktor biologi pada proses kerja serta dipengaruhi oleh faktor internal maupun
eksternal. Kelelahan kerja juga sering dialami oleh seorang perawat yang berkerja di dalam
pelayanan kesehatan di Rumah Sakit. Tujuan: tujuan penelitian untuk mengetahui
hubungan Shift kerja dan Kualitas Tidur dengan Kelelahan Kerja pada Perawat. Metode:
Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif, dengan pendekatan desain cross sectional
study, dengan waktu pengumpulan data selama 3 bulan. Jumlah sample pada penelitian
sebesar 73 responden yang diambil dengan teknik simple random sampling. Instrumen
kelelahan kerja yang digunakan pada penelitian ini berupa Industrial Fatigue Researsh
Committee Quesionare dan kualitas tidur diukur dengan Pittsburgh Quality Indeks Quesionare.
Penleitian ini diuji dengan menggunakan Chi-Square Test. Hasil: terdapat hubungun yang
signifikan antara shift kerja dengan kelelahan kerja dibuktikan dengan nilai p-value 0.038
kurang dari batas tolerasi 5% dan kualitas tidur dengan kelelahan kerja dibuktikan dengan
dengan nilai p-value 0.007 kurang dari batas tolerasi 5%. Kesimpulan: terdapat
hubungan antara shift kerja dan kualitas tidur dengan kelelahan kerja, oleh karena itu
penelitian ini diharapkan memberikan implikasi berupa pembagian shift kerja perawat
yang yang lebih adil dan merata dan perawat dengan shift malam diberikan waktu istirahat
selama 20 menit (power nap).
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan Avicenna

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.







