Pengaruh Faktor Psikologis dan Dukungan Keluarga Terhadap Kejadian Hiperemesis Gravidarum Di Rumah Sakit Bhayangkara Kendari
DOI:
https://doi.org/10.69677/avicenna.v5i1.330Kata Kunci:
depresi, dukungan orangtua, dukungan suami, hiperemesis gravidarum, stresAbstrak
Latar Belakang: Kehamilan merupakan fase yang krusial bagi seorang wanita, namun dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan, salah satunya adalah hiperemesis gravidarum (HG), yang ditandai dengan mual dan muntah berlebihan pada awal kehamilan. Kondisi ini tidak hanya mempengaruhi kondisi fisik ibu hamil, tetapi juga aspek psikologis dan sosial. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh faktor psikologis (stres, kecemasan, dan depresi) serta dukungan keluarga (dukungan suami dan orang tua) terhadap kejadian hiperemesis gravidarum pada ibu hamil di Rumah Sakit Bhayangkara Kendari tahun 2025. Metode: Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan case control. Sampel penelitian terdiri dari 60 responden yang dipilih secara acak, dengan 30 responden dalam masing-masing kelompok kasus dan kontrol. Data dikumpulkan melalui wawancara dan kuesioner yang mengukur tingkat stres, kecemasan, depresi, serta dukungan keluarga. Uji statistik yang digunakan adalah uji Odds Ratio (OR) dan analisis regresi logistik untuk menentukan faktor risiko dominan. Hasil: Hasil analisi bivariat menunjukkan bahwa faktor psikologis seperti stress (OR=6,571; CI = 2,109 – 20,479), kecemasan (OR=7,667; CI = 2,424 – 24,245) , dan depresi (OR=5,500; CI = 1,813 – 16,681). Dukungan keluarga, terutama dukungan suami (OR=19,333; CI = 2,313 – 161,565) dan dukungan orang tua (OR=16,789; CI = 2,001 – 140,898). Kesimpulan: faktor psikologis dan dukungan keluarga memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kejadian hiperemesis gravidarum pada ibu hamil. Oleh karena itu, penting bagi tenaga kesehatan untuk mengintegrasikan pendekatan psikologis dalam pelayanan maternal guna mencegah dan menangani hiperemesis gravidarum secara lebih efektif.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan Avicenna

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.







