Gambaran Kejadian Diare pada Anak di Puskesmas Poasia Kota Kendari
DOI:
https://doi.org/10.69677/avicenna.v5i1.253Kata Kunci:
diare, anak, distribusi kasus, puskesmas poasiaAbstrak
Latar Belakang: Diare masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat yang utama pada anak, terutama di negara berkembang seperti Indonesia. Penyakit ini berkontribusi terhadap tingginya angka kesakitan dan kematian balita. Kondisi lingkungan yang kurang sehat dan kebersihan perorangan yang rendah, menjadi faktor yang memengaruhi terjadinya diare. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kasus diare pada anak berdasarkan karakteristik orang, tempat, dan waktu di wilayah kerja Puskesmas Poasia Kota Kendari. Metode: Penelitian ini merupakan studi deskriptif kuantitatif dengan menggunakan data sekunder dari laporan kasus diare anak di Puskesmas Poasia Kota Kendari tahun 2025. Data dianalisis secara univariat untuk menggambarkan distribusi frekuensi kasus berdasarkan usia, jenis kelamin, wilayah tempat tinggal, dan waktu kejadian. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar kasus diare terjadi pada kelompok usia balita (2 tahun) sebesar 27,4%, dengan distribusi kasus lebih banyak pada anak perempuan (57,0%) dibanding perempuan (43,0%). Berdasarkan wilayah tempat tinggal, kasus diare terbanyak ditemukan di Kelurahan Andounuhu (28,8%), sedangkan berdasarkan waktu kejadian, peningkatan kasus terlihat pada bulan Januari–Maret. Simpulan: Kejadian diare pada anak di wilayah kerja Puskesmas Poasia Kota Kendari masih relatif tinggi, terutama pada kelompok usia balita dan pada wilayah dengan kepadatan penduduk tinggi. oleh karena itu perlu peningkatan upaya promosi kesehatan, perbaikan sanitasi lingkungan, serta edukasi perilaku hidup bersih dan sehat kepada masyarakat.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan Avicenna

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.







