Faktor Risiko Sosiodemografi dan Gaya Hidup terhadap Kejadian Diabetes Melitus Tipe 2 di Puskesmas Jakabaring
DOI:
https://doi.org/10.69677/avicenna.v5i1.249Kata Kunci:
DMT2, Diabetes, Gaya hidup, SosiodemografiAbstrak
Latar Belakang: Diabetes melitus (DM) merupakan salah satu penyakit tidak menular yang prevalensinya terus meningkat di seluruh dunia dan menjadi masalah kesehatan masyarakat global. Faktor gaya hidup lainnya termasuk aktivitas fisik, pola makan, dan perilaku merokok Kadar glukosa darah meningkat pada orang yang menjalani gaya hidup aktif dibandingkan dengan orang yang tidak terlalu aktif, merokok, dan bekerja sedentary. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah menganalisis faktor risiko yang memengaruhi kejadian DM Tipe 2. Metode : Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif analitik dengan pendekatan cross sectional. Variabel studi ini yaitu aktivitas fisik, jenis kelamin, pekerjaan, usia, status pernikahan, perilaku merokok. dan kejadian DMT2. Lokasi penelitian dilakukan di Puskesmas Jakabaring dengan jumlah sampel sebanyak 95 responden. Besaran sampel didapat sebanyak 95 responden. Analisis data dilakukan menggunakan analisis univariat, dan analisis bivariat. Pada analisis bivariate menggunakan uji hipotesis Chi Square IBM SPSS 26. Hasil : Responden dengan aktivitas fisik rendah memiliki risiko lebih tinggi mengalami DM tipe 2 dibandingkan mereka dengan aktivitas fisik sedang/tinggi, dengan PR = 1,8; 95% CI: 1,3–2,4 p < 0,05. Tidak bekerja juga terbukti berhubungan signifikan dengan kejadian DM tipe 2, dengan PR = 2.4; 95% CI: 1,4–4.0; p < 0,05, pada responden yang merokok memiiki hubungan signifikan dengan kejadian DM tipe 2 dengan PR = 1,5; 95% CI = 1,0-2,0; p < 0.05. Kesimpulan : Terdapat hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik, pekerjaan, dan perilaku merokok dengan kejadian DM Tipe 2 di wilayah kerja Puskesmas Jakabaring Kota Palembang
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan Avicenna

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.







