Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Cakupan Skrining Hipotiroid Kongenital di Puskesmas Jatisampurna Kota Bekasi
DOI:
https://doi.org/10.69677/avicenna.v5i2.164Kata Kunci:
skrining hipotiroid, dukungan keluarga, sumber informasi, sosial budayaAbstrak
Abstrak
Latar belakang: Hipotiroid kongenital adalah kondisi di mana fungsi kelenjar tiroid menurun sejak lahir yang disebabkan karena kelainan struktur kelenjar tiroid. Kejadian hipotiroid kongenital secara global terjadi pada 1:3000 kelahiran. Angka kelahiran mencapai 4,4 juta per tahun, diperkirakan setiap tahunnya lahir 1.500 bayi dengan Hipotiroid Kongenital. Tujuan: Mengetahui hubungan pengetahuan, dukungan keluarga, sumber informasi, sosial budaya dan dukungan tenaga kesehatan dengan cakupan skrining hipotiroid kongenital. Metode: Penelitian ini kuantitatif dengan crossectional. Sampel penelitian berjumlah 120 orang dengan teknik stratified random sampling yang dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Jatisampurna Kota Bekasi pada bulan Februari – April 2025. Analisis data menggunakan uji analisis chi-square. Hasil: Pada hasil penelitian Pengetahuan didapatkan p-value 0,039 (p<0,05), Dukungan Keluarga didapatkan p-value 0,018 (p<0,05), Sumber Informasi didapatkan p-value 0,029 (p<0,05), Sosial Budaya didapatkan p-value 0,432 (p>0,05) dan Dukungan Tenaga Kesehatan didapatkan p-value 0,000 (p<0,05) Simpulan: Terdapat hubungan antara pengetahuan, dukungan keluarga, sumber informasi, dan dukungan tenaga kesehatan serta tidak terdapat hubungan antara sosial budaya dengan cakupan skrining hipotiroid kongenital.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan Avicenna

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.







